Kepo, Yuk! Ini Dia Asal usul Sepatu Bot UGG yang Jarang Orang Tahu

sepatu

Kepo, Yuk! Ini Dia Asal usul Sepatu Bot UGG yang Jarang Orang Tahu

Jika ditanya tentang salah satu brand sepatu boot yang paling terkenal dan diandalkan, maka
jawabannya adalah sepatu bot UGG. Sepatu asal negeri kangguru ini telah lama eksis dan cukup punya
banyak penggemar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Keberadaannya bahkan mampu mengubah image sepatu bot yang pada awalnya hanya diperuntukkan
bagi kalangan pekerja kasar saja. Justru dengan lahirnya banyak desain cantik dan kekinian dari brand
UGG, sepatu bot naik kelas dan bisa dipakai untuk sejumlah perhelatan berkelas.
Guna mengapresiasi eksistensi brand ini, mari kita sejenak menyimak Asal Usul Sepatu Bot UGG. Selain
bermanfaat untuk menambah wawasan, informasi ini akan membuat Anda lebih cerdas lagi dalam
memilih sepato bot yang bagus dan berkualitas. Untuk informasi seputar Asal Usul Sepatu Bot UGG
akan dijelaskan dalam uraian berikut ini:

  1. Berasal Dari Australia
    Sepatu Bot UGG merupakan sepatu bergaya unisex yang datang dari Australia dan Selandia Baru. Sepatu
    diproduksi dengan menggunakan bahan baku kulit domba berwajah ganda. Maksudnya, untuk bagian
    dalam sepatu didesain dengan lebih lembut dan putih, sementara bagian luarnya berwarna lebih
    kecoklatan, atau pakai warna lain seperti hitam, merah muda, biru dan lain-lain. Sepatu ini dilengkapi sol
    sintetis yang kebanyakan terbuat dari Ethylene-vinyl acetate (EVA).
  2. Menghangatkan
    Seiring kisah tentang Asal Usul Sepatu Bot UGG yang simpang siur, sifat sepatu ini tetap jelas yakni
    untuk menghangatkan. Dalam awal produksinya, sepatu bot UGG bertujuan untuk menghangatkan kaki,
    dan sering digunakan oleh para peselancar di era 1960-an, seiring dengan menjamurnya tren
    berselancar di kawasan Australia dan AS. Beranjak pada 1990-an, sepatu ini menjadi trend tersendiri
    hingga menginjak era 2000-an.
  3. Saling Klaim Brand
    Dalam perjalanan usahanya, brand “UGG” sempat terkendala masalah hukum, di mana muncul
    perdebatan dan perebutan klaim merek tersebut. Ada yang menganggap bahwa UGG merupakan merek
    dagang yang dilindungi, tapi ada yang menganggapnya sebagai istilah umum yang tidak memenuhi
    syarat untuk perlindungan merek dagang. Sebab kala itu, ada lebih dari 70 merek dagang yang terdaftar
    dengan memasukkan istilah “UGG”.
  4. Simpang Siur Model UGG
    Saking banyaknya orang yang memproduksi sepatu dengan memasukkan istilah “UGG”, Asal Usul
    Sepatu Bot UGG pun menjadi bias. Salah satu yang paling diyakini adalah cerita bahwa produsen
    pertama sepatu UGG adalah para pengrajin di pedesaan Australia selama tahun 1920-an. Sepatu yang
    diproduksi dan dipasarkan itu kemudian didukung oleh Perusahaan asal New South Wales bernama Blue
    Mountains Ugg Boots pada 1933.
READ  Ini Dia Serba-Serbi Fakta Unik Seputar Sepatu Kets

Versi lain menyebut bahwa Frank Mortel dari Mortels merupakan orang yang pertama membuat sepatu
model UGG pada 1950-an. Klaim tentang sepatu bot UGG lainnya juga digulirkan oleh Surfer Shane
Stedman dari Australia. Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan bahwa dialah yang menemukan
sepatu bot UGG. Saling klaim yang beredar mengenai sepatu bot UGG membuat asal usul dan
penjelasan mengenai sepatu ini juga menjadi kabur.

Baca Juga – Ini Dia Serba-Serbi Fakta Unik Seputar Sepatu Kets

  1. Populer Karena Atlet Selancar
    Olahraga selancar di kawasan Australia dan Selandia Baru membantu kepopuleran sepatu bot UGG. Ini
    disebabkan para pemainnya banyak yang menggunakan sepatu kulit yang hangat ini. Popularitasnya
    semakin memuncak dengan adanya iklan sepatu bot kulit domba Australia di majalah selancar California
    pada 1970.
    Respons pasar yang positif terhadap keberadaan sepatu ini terus berlanjut dengan dibukanya sejumlah
    toko yang khusus menjual sepatu boot UGG. Salah satu yang paling terkenal yakni toko selancar di Santa
    Cruz, California dan San Fernando Valley yang menjual sepatu bot UGG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*